Sabtu, 20 November 2010

Mimpi Sang Pelangi (doktrinasi sang bunda vs angan sang anak)

Aku tahu sang pelangi sedari dulu selalu berteriak, "aku ingin jadi dosen!". "Kayak bunda" celotehnya (sambil menyebutkan institusi tempatku bekerja). Entah mengapa, aku bingung...dia ndak pernah melihatku mengajar, tapi jujur aku bangga sekali saat itu. Semenjak dalam kandungan, Nayya kenyang dengan celotehku menceritakan tentang daun, bunga, hujan dan lain2. Dia terbiasa terkekeh2 bila aku mendongeng..padahal saat itu Nayya masih bayi...tapi dari ceracaunya aku tahu, dia menikmati ceritaku.

Ketika mulai sekolah, kata "dosen" berubah menjadi "guru". Kali ini dia terinspirasi gaya guru atau miss nya di Play grup. Sering aku terkaget2 dengan gayanya mengajar....meski yang dia ajari itu bonekanya bahkan mbaknya hahaha........tapi dia serius lho menjalankannya........

ketika hampir 5 tahun....kata2 ingin menjadi guru selalu konstan diucapkan sang pelangi....setiap kali aku atau orang lain menanyakan cita2nya...hmmm, tak tergoyah!
Jangan salah mengira yah...sebagai bunda, aku sudah seringkali mengenalkan bermacam2 profesi. Sebagai bunda aku sering tergoda dan sengaja mendoktrinnya pada jenis profesi tertentu hahahaha (masih kuno yah aku)..yah namanya juga usaha :P...lagipula selama itu baik untuk nayya ya bagiku wajar saja. Bagiku membiarkan tanpa memberi arahan sama saja dengan kebebasan yang egois dan kebablasan. Bukan berarti profesi guru ndak baik atau kurang hebat ya......aku hanya berpikir, nayya harus melihat beragam dunia untuk bermimpi.
 

Cara aku mendoktrin seperti ini, setiap kali nayya habis ke dokter, seperti baru2 ini, nayya baru dari dokter gigi dan THT..."Nay, dokter putu/dokter mediana, keren yah...nayya mau jadi dokter gigi/kuping?"
"gak!" jawabnya cepat...hmmm tak puas aku mulai lagi, " dokter Hafizh?" (dokter anak yang aku kunjungi sejak nayya bayi).."atau, dokternya bunda...kan enak tuh bisa bantu ngelahirin adik bayi?"...."mamanya Alika (teman TKnya), mamanya dokter gigi kan, mau?"
Tahu ndak jawaban Nayya apa?
"gak, aku mau kayak bunda....aku mau jadi guru!" "kalau jadi guru kan ada liburnya". "nanti kalau anak-anaknya libur, aku mau ngajarin anak-anak yang gak bisa sekolah karena gak punya biaya!"
bengongggggggggggggg.....speechless......terharu.....Nayya mengungkapkan mimpinya itu tanpa jeda....runut, dan lancar. Entah apa yang ada dipikirannya waktu itu..rasanya aku juga ndak pernah memberinya inspirasi untuk itu.

Nayyaku...pelangiku. Dia memang persis aku, sejak kecil memimpikan dan selalu menjawab ingin jadi guru setiap kali orang bertanya. Tapi, mimpinya lebih Indah, Tuhan......
Aku ndak perlu mendoktrinmu lagi, pelangiku....
Karena cita-citamu sangat indah......
Jika Tuhan mengabulkan doa bunda waktu kecil.......Bunda percaya doamu pun pasti dikabulkan Tuhan...
Jadilah Ibu guru Nayya yang bisa menginspirasi anak-anak lain untuk bermimpi sepertimu, ya nak....

(bundanya Nayyara Kasih Pujianto)

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Salam Kenal Mba Nanohana...senang bisa berbagi dan terima kasih doanya....

    BalasHapus

 
blogger template by arcane palette